07 September 2010
..:: Jangan Terpengaruh Dagelan Politik ::...  ..:: Selamat Datang di Portal Forum Belajar Bersama Prakarsa Rakyat ::.. ..:: Untuk Memperoleh Buletin SADAR, Silahkan Download Langsung di Kanal Download atau Kanal Buletin SADAR bagian atas::..
 
 
Keanggotaan




Pendaftaran ...
Lupa Sandi ...
 
Mendesak Penyelidikan Menyeluruh atas Peristiwa Kekerasan di Buol
Kepada Yang Terhormat,
Kepala POLRI
Jenderal Polisi Drs.H. Bambang Hendarso Danuri, MM.
di-
J a k a r t a


Salam sejahtera,

Kami mengapresiasi langkah ...
 
M e n u
Beranda
Editorial
IP Rakyat
Kilat
Gender
Fokus
Opini
Politik Lokal
Dinamika Militer
Globalisasi
Kabar Dari Seberang
Polling
Info Buku
Suara Anda
Download
 

Imigran Tertahan di Pelabuhan
Tanggal : 08 Feb 2010
Sumber : Kompas

Prakarsa Rakyat,


Sabtu, 6 Februari 2010 | 03:09 WIB

Cilegon, Kompas - Hingga Jumat (5/2) sore ratusan imigran asal Sri Lanka masih tertahan di pelabuhan bongkar muat Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten. Aparat keamanan menangkap mereka di perairan Selat Sunda, empat bulan lalu.

Belasan orang di antara mereka tinggal di penginapan di seberang lokasi Pelabuhan Indah Kiat. Selebihnya memilih bertahan di kapal kayu dan tinggal di tenda terpal di lokasi pelabuhan.

Imigran yang tinggal di penginapan seberang Pelabuhan Indah Kiat adalah mereka yang sakit dan keluarga yang menjaganya. Penginapan itu berlokasi di perbukitan kawasan Merak sehingga lebih sejuk dibandingkan dengan di pelabuhan yang terik.

Imigran mendirikan tenda terpal biru tidak jauh dari lokasi sandar kapal kayu. Mereka berlayar dengan kapal kayu itu menuju Pulau Christmas, Australia, melalui perairan Selat Sunda, 11 Oktober 2009.

Ketika aparat menangkap mereka, 11 Oktober 2009, jumlah imigran di kapal kayu itu 255 orang. Namun, jumlah mereka kini tinggal 238 orang.

”Jumlah mereka berkurang karena ada 16 imigran yang ke rumah detensi di Jakarta. Seorang lainnya meninggal dunia karena sakit,” kata Kepala Imigrasi Cilegon Sumantri Sihite.

Imigran tersebut berusia 40-an tahun, yakni Yakob. Dia meninggal dunia pada 24 Desember 2009 karena sakit.

Sumantri mengatakan, selama ini imigran yang sakit dan memerlukan perawatan dokter langsung dibawa ke rumah sakit. ”Semua biaya untuk transportasi, obat, kebutuhan kesehatan lainnya, termasuk makan dan minum sehari-hari, ditanggung IOM (Organisasi Migran Internasional),” katanya.

Mengenai rencana pemindahan imigran Sri Lanka itu dari Cilegon ke Bekasi, Sumantri mengatakan, hal itu merupakan keputusan pemerintah pusat.

Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Banten Harry Purwanto berpendapat senada. Keputusan soal penanganan imigran Sri Lanka ada di pemerintah pusat. (CAS)

[ Indeks | Versi Cetak | Kirim ke Teman ]

 Share

 

 
BBM Sepeda Motor Mau ke Langit
Hari ini di pangkalan ojeg Desa Kamojing ...
Humor Politik ” Pinggiran” (1)
Ini cerita/ kisah diskusi para warga Rt 5 sebagai ...

Silahkan klik untuk mengetahui Agenda sesuai tanggal yang diinginkan
« Sep 2010 »
M S S R K J S
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
       
 
06 Sep 2010  Wayang Potehi Berjuang Mencari Penerus
03 Sep 2010  Mewarisi Semangat Sunan Kalijaga
03 Sep 2010  Kampung Cigugur, Persemaian Ajaran Kebaikan
 
06 Sep 2010  Jenazah TKI Korban Sita Dokumen Dipulangkan
06 Sep 2010  Merem Saja Bisa Memilih Ketua KPK
06 Sep 2010  Tabung Gas Marak Meledak, Industri Kompor Minyak Tanah Kembali Bangkit
06 Sep 2010  Sidney Jones: Penguatan Demokrasi dan Pemberantasan Korupsi Dapat Menghapus Terorisme di Indonesia
06 Sep 2010  TII: Pejabat Publik Banyak Gunakan Fasilitas Negara Saat Lebaran
06 Sep 2010  Wartawan Papua Demo PWI
06 Sep 2010  ICW Desak PDIP Tak Bela Kader Tersangka Korupsi
03 Sep 2010  TKI asal Lumajang Meninggal di Rumah Sakit Koja
03 Sep 2010  Blokade Jalan Tuntut THR
03 Sep 2010  Penghuni Rumah Liar Merasa Digantung
03 Sep 2010  Birokrasi: Pendataan Ketenagakerjaan Lemah
03 Sep 2010  LBH Desak Gubernur
03 Sep 2010  Dugaan Korupsi: Kasus di MUI Akan Diselesaikan Cepat
03 Sep 2010  Petani TLS Tagih Janji
03 Sep 2010  Perusahaan Diminta Segera Bagikan THR
 
Belajar Merebut Kekuasaan: Gerakan Rakyat Dalam Pusaran Krisis Ekonomi dan Politik Elektoral
“Penerbitan kumpulan tulisan ini adalah...
© 2006 - 2010 Prakarsa-Rakyat.org. All Rights Reserved. Comment to : info@prakarsa-rakyat.org