03 September 2010
..:: Jangan Terpengaruh Dagelan Politik ::...  ..:: Selamat Datang di Portal Forum Belajar Bersama Prakarsa Rakyat ::.. ..:: Untuk Memperoleh Buletin SADAR, Silahkan Download Langsung di Kanal Download atau Kanal Buletin SADAR bagian atas::..
 
 
Keanggotaan




Pendaftaran ...
Lupa Sandi ...
 
Hentikan Kekerasan dan Selidiki Peristiwa Kekerasan di Buol


KontraS sangat menyesalkan terjadinya kekerasan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada 30 - 31 Agustus 2010. Kami ...

 
M e n u
Beranda
Editorial
IP Rakyat
Kilat
Gender
Fokus
Opini
Politik Lokal
Dinamika Militer
Globalisasi
Kabar Dari Seberang
Polling
Info Buku
Suara Anda
Download
 

Bila Mundur Lebih Bagus
Tanggal : 18 Oct 2007
Sumber : Kompas

Prakarsa Rakyat,

Presiden Akui Syamsulbahri Memiliki Masalah Hukum



Jakarta, Kompas - Seorang intelektual pasti akan lebih mengedepankan moralitas dan kepentingan bangsa ketimbang ambisi pribadi. Oleh karena itu, sebagai seorang profesor, sangat elegan apabila Syamsulbahri mengundurkan diri menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum terpilih.

Demikian dikatakan Agus Condro Prayitno, anggota Komisi II DPR, terkait dengan kontroversi perlu tidaknya pelantikan anggota KPU terpilih, Syamsulbahri, yang berstatus tersangka dalam perkara korupsi dana proyek Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Paling bagus, dia mengundurkan diri dengan mengedepankan intelektualitas dan moralitas. Sekarang berpulang pada Syamsulbahri sendiri," ucap Agus Condro, Rabu (17/10) di Jakarta.

Menurut dia, DPR dan pemerintah sebaiknya tak terjebak pada prosedur, tetapi mengingat tujuan diadakan uji kelayakan dan kepatutan, yaitu melahirkan anggota KPU yang berintegritas, mampu, dan dapat menyelenggarakan pemilu dengan tepat waktu, jujur, dan adil.

Sedangkan Koordinator Divisi Monitoring, Investigasi, dan Advokasi Koalisi Masyarakat untuk Pengawasan Pemerintahan yang Baik dan Bersih August Mellaz, Rabu, mengatakan, Syamsulbahri pernah menjadi juru kampanye Golkar untuk Malang Raya, yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Administratif Batu. Temuan itu berdasarkan rekam jejak yang dilakukan Jaringan Pemantau Seleksi Calon Penyelenggara Pemilu.

"Pada tahun 1980-an kan pegawai negeri sipil (PNS) menjadi anggota Golkar dan saat itu Syamsulbahri menduduki jabatan tinggi sehingga menjadi juru kampanye Golkar," kata August.

Diakui bermasalah

Secara terpisah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap bekerja meski sedang cuti bersama Idul Fitri, termasuk mendalami masalah hukum Syamsulbahri. "Kita terus bekerja. Kita kembalikan pada mekanisme hubungan Presiden dan DPR. Kita beri atensi yang serius pada masalah hukum," ujar Presiden usai ke Dunia Fantasi, Jakarta, Rabu.

Presiden merasa masih punya waktu untuk menuntaskan masalah Syamsulbahri. Ia menugaskan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto dan menteri terkait untuk mencari solusi terbaik.

"Ada batas kewenangan Presiden untuk mengambil solusi terhadap permasalahan salah satu anggota KPU (terpilih) yang dianggap memiliki masalah hukum," ujarnya. Berdasarkan UU No 22/2007, Presiden mengakui dirinya tinggal mengesahkan tujuh anggota KPU terpilih yang ditetapkan DPR. Namun, karena ada masalah, pemerintah pun mendalaminya lagi. (sut/sie/inu)

[ Indeks | Versi Cetak | Kirim ke Teman ]

 Share

 

 
BBM Sepeda Motor Mau ke Langit
Hari ini di pangkalan ojeg Desa Kamojing ...
Humor Politik ” Pinggiran” (1)
Ini cerita/ kisah diskusi para warga Rt 5 sebagai ...

Silahkan klik untuk mengetahui Agenda sesuai tanggal yang diinginkan
« Sep 2010 »
M S S R K J S
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
       
 
02 Sep 2010  Pemimpin Gereja dan FPI Meningkatkan Dialog
02 Sep 2010  Keberagaman: Hidup Bagaikan Taman Bunga
02 Sep 2010  Menag Didesak Tarik Pernyataan Soal Ahmadiyah
 
02 Sep 2010  Wow, Jakarta Pekerjakan 1,2 Juta PRT
02 Sep 2010  TKI Asal Ponorogo Tewas Misterius di Taiwan
02 Sep 2010  Pidato SBY Soal Malaysia Tak Perjuangkan Nasib TKI
02 Sep 2010  Kerusuhan Buol: Mentalitas Polisi Belum Berubah
02 Sep 2010  Nelayan Keluhkan Tarif Retribusi TPI
02 Sep 2010  Lumpur Lapindo: Warga Minta Peninggian Jalan Raya Porong Dihentikan
02 Sep 2010  Ketika Kampung Tidak Bisa Diharapkan Lagi
02 Sep 2010  Informasi Publik: Mendiknas Diadukan kepada KIP
02 Sep 2010  Perlindungan TKI: Sanksi bagi Majikan Nakal Diperberat
02 Sep 2010  Pemerintah dan DPR Berniat Merevisi UU Ormas
02 Sep 2010  Presiden: Polri dan Kejaksaan Jangan Petieskan Kasus
02 Sep 2010  Menanti Realisasi Penindakan Ormas Anarkistis
02 Sep 2010  Harga Beras Naik: Pemerintah Gagal Perbaiki Sistem Pangan
02 Sep 2010  ICW: 50 Pasal Raib Dari RUU Pencucian Uang
02 Sep 2010  Wacana Pembubaran FPI, FBR, dan BMB: Ditunggu, Pemerintah Atasi Ormas Pelaku Kekerasan
 
Belajar Merebut Kekuasaan: Gerakan Rakyat Dalam Pusaran Krisis Ekonomi dan Politik Elektoral
“Penerbitan kumpulan tulisan ini adalah...
© 2006 - 2010 Prakarsa-Rakyat.org. All Rights Reserved. Comment to : info@prakarsa-rakyat.org