10 September 2010
..:: Jangan Terpengaruh Dagelan Politik ::...  ..:: Selamat Datang di Portal Forum Belajar Bersama Prakarsa Rakyat ::.. ..:: Untuk Memperoleh Buletin SADAR, Silahkan Download Langsung di Kanal Download atau Kanal Buletin SADAR bagian atas::..
 
 
Keanggotaan




Pendaftaran ...
Lupa Sandi ...
 
6 Tahun Kematian Munir: Pelemahan Sistematis Proses Hukum Munir
6 Tahun Pembunuhan Munir
Merawat harapan menuju keadilan

Mereka Mengabaikan keadilan  kasus Munir
“pelemahan sistematis proses hukum Munir“


 
M e n u
Beranda
Editorial
IP Rakyat
Kilat
Gender
Fokus
Opini
Politik Lokal
Dinamika Militer
Globalisasi
Kabar Dari Seberang
Polling
Info Buku
Suara Anda
Download
 

Selamat Jalan Gus, Sang Guru Demokrasi
Tanggal : 05 Jan 2010
Sumber : Prakarsa Rakyat

Prakarsa Rakyat,
Tahun baru masih diliputi suasana duka atas kepergian Gus Dur, sang guru bangsa.  Seorang ulama yang berani mengusulkan pencabutan TAP MPRS XXV/1966.  Sebuah hal yang tabu diungkit ke permukaan, apalagi ketika rejim otoriter Soeharto berkuasa.  Pembungkaman hak berpikir rakyat, yang selama Orde Baru dipraktekkan untuk mengamankan kekuasaan politik dan bisnisnya, di tangan Gus  Dur satu per satu dimerdekakan.  Karena tak seorangpun yang dapat memaksakan orang lain untuk berpikir atau berideologi seperti apa yang dimauinya.  

Rekonsiliasipun kemudian bergulir di akar rumput yang diprakarsai oleh kalangan muda NU dengan anak-anak PKI, yang keduanya merupakan bagian dari sejarah kelam masa lalu.  Prakarsa ini terus berjalan dan tidak pernah berhenti, karena memang penguasa Orde Baru mendramatisir tragedi masa lalu hanya untuk kepentingan politiknya yang seakan-akan menjadi kepentingan bangsa.  Stigmatisasi komunis perlahan namun pasti menjadi luntur karena rakyat mulai memiliki sejarahnya dan tahu manipulasi sejarah Orde Baru.

Sejarah dikembalikan kembali ke tempatnya semula.  Itulah yang dilakukan Gus Dur ketika memberikan nama Papua sebagai ganti Irian Jaya, sesuatu yang sudah lama didambakan oleh Rakyat Papua.  Tidak hanya itu, bintang kejora pun turut bebas untuk dikibarkan rakyat pada masa pemerintahannya.

Sejarah kembali diletakkan bagi kaum minoritas yang pada masa pemerintahan otoriter Soeharto “Habis manis sepah dibuang.”  Tahun Baru Imlek yang kembali bisa dirayakan menjadi tonggak akan pengakuan keberadaan masyarakat Tionghoa di Indonesia.  Identitas mereka juga dipulihkan dengan pencabutan pemberlakukan SKBRI yang selama ini menjadikan diri mereka terasing di negeri sendiri dengan dipaksa harus berganti nama.

Keyakinan orang untuk mempercayai dan menghayati apa yang diyakininya, mendapatkan ruang yang selama ini digusur.  Gus Dur menjamin penganut aliran kepercayaan untuk menjalani keyakinannya, karena sekali lagi apa yang ada di dalam pikiran orang tidak bisa diberangus.  Dan semoga saja pemerintah yang melakukan pelarangan buku yang terjadi akhir-akhir ini, tersadar setelah membaca pesan dari sang guru bangsa bahwa pikiran seseorang tidak pernah bisa dipenjarakan.   

Selamat Jalan Gus!

Redaksi

[ Indeks | Versi Cetak | Kirim ke Teman ]

 Share

 
BBM Sepeda Motor Mau ke Langit
Hari ini di pangkalan ojeg Desa Kamojing ...
Humor Politik ” Pinggiran” (1)
Ini cerita/ kisah diskusi para warga Rt 5 sebagai ...

Silahkan klik untuk mengetahui Agenda sesuai tanggal yang diinginkan
« Sep 2010 »
M S S R K J S
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
       
 
07 Sep 2010  Rumah Adat Karo Menunggu Punah
07 Sep 2010  Kemendiknas dan KPK Susun Kurikulum Antikorupsi
06 Sep 2010  Wayang Potehi Berjuang Mencari Penerus
 
07 Sep 2010  Dipulangkan dari Malaysia, TKI Meninggal di RS Koja
07 Sep 2010  Kunjungan Presiden: Tiba-tiba Semua Tampak Sempurna
07 Sep 2010  Pasca Bencana: Sisa Bantuan Dikhawatirkan Tidak Cair
07 Sep 2010  Pengawasan Pemberian THR di Medan Masih Lemah
07 Sep 2010  Selamatkan Gaharu dan Cendana NTT
07 Sep 2010  Komnas HAM Selidiki Kasus Tual
07 Sep 2010  Hutan DAS Jeneberang Tinggal 13 Persen
07 Sep 2010  Vonis Rendah Memprihatinkan
07 Sep 2010  Calon Kapolri: Umumkan Nama-nama Calon ke Publik
07 Sep 2010  KPK: Jangan Pakai Fasilitas Negara
07 Sep 2010  Sengketa Perumahan Cenderung Meningkat
07 Sep 2010  Pembangunan Gedung Mewah DPR Akhirnya Ditunda
07 Sep 2010  Korupsi Pembangunan Gedung Baru DPR 6 Kali Lipat
07 Sep 2010  Dirumahkan, Pegawai KBS Buka Posko Keprihatinan
07 Sep 2010  ICW: Indonesia Surga Koruptor
 
Belajar Merebut Kekuasaan: Gerakan Rakyat Dalam Pusaran Krisis Ekonomi dan Politik Elektoral
“Penerbitan kumpulan tulisan ini adalah...
© 2006 - 2010 Prakarsa-Rakyat.org. All Rights Reserved. Comment to : info@prakarsa-rakyat.org